Ticker

6/recent/ticker-posts

WAHYU : MEJRI BILAL TERBILANG WNA 'NAKAL'

Gambar : Wahyu Riyanto ketika memaparkan kepada wartawan terkait WNA yang diduga turut terlibat dalam aksi pencurian di Araya Snarket.
Laporan wartawan Satam Xpose, Ruswandi.

Tanjungpandan, SX -
Terkait keterlibatan WNA asal Negara Tunesi dalam aksi pencurian di Araya Smarket, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungpandan, Wahyu Riyanto mengatakan, Warga Negara Asing asal Tunisia bernama Mejri Bilal, sempat berada di Belitung sejak dua tahun lalu. Ketika itu, Mejri Bilal sempat melakukan opsstack, dan izin tinggal yang dipegang olehnya melebihi batas.

"Itu dulu sudah pernah kami panggil, tapi karena merasa dia tidak bersalah, ia tetap ngotot dan melarikan diri. Kami melakukan pengejaran hingga ia berhasil kami tangkap di hutan Belitung Timur," papar Wahyu kepada Satam Xpose, Jumat (22/3).

Mejri Bilal merupakan WNA yang terbilang nakal dan sempat masuk kedalam sel tahanan Keimigrasian. Hukuman kurungan itu, sempat dijalani olehnya selama satu minggu, lantaran izin tinggal yang dipegang oleh WNA ini telah habis.

"Ketika itu kedutaan mereka berani menjamin dan kami pulangkan ke Tunisia, namun sebulan lalu dia (Mejri Bilal, red) datang ke kantor dan sudah membawa izin tinggal di Pangkalpinang serta minta mutasi ke kami," ujar Wahyu.

Saat ini, mutasi yang disampaikan oleh WNA tersebut sedang dalam proses pihak Imigrasi Tanjungpandan. Lantaran WNA itu sempat mendapatkan masalah, lantas petugas Imigrasi langsung melakukan pemeriksaan, dan mereka hanya tinggal ngontrak di Tanjungpandan.

"Di Pangkalpinang juga sempat ribut kemarin. Tapi kalau terkait kasus pencurian itu kami serahkan kepada kepolisian, karena itu sudah pidana umum dan koordinasinya dengan kami. Setelah kasus ini selesai, kemungkinan kami deportasikan yang bersangkutan, dengan catatat blacklist, karena pertimbangan pidana," jelasnya.***