Belitung | Satamexspose.com - Puluhan murid dari SD Negeri 7 dan SD Negeri 23 Tanjungpandan mengalami gejala sakit perut, muntah dan pusing usai menyantap paket Menu Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (4/5).
Kepala Sekolah SD Negeri 7 Tanjungpandan, Asti Ramdaniati, kepada wartawan menceritakan suasana kepanikan saat murid-murid mulai bertumbangan.
"Awalnya laporan datang dari siswa kelas IV, namun tak lama kemudian keluhan serupa muncul dari hampir semua kelas. Ada yang muntah-muntah, pusing dan lemas, itu yang dirasakan," ujarnya.
Menurutnya, selain murid, dua orang guru di sekolah itu yang juga ikut menyantap menu tersebut pun mengalami mules dan muntah.
Bebepara murid terpaksa dirujuk ke Puskesmas akibat kondisinya yang lemah.
Sementara itu, Koordinator SPPG Air Saga, Ikhsan Cahaya Utama mengatakan pihaknya bersama tim ahli gizi, langsung ke lokasi untuk memantau kondisi para siswa usai menerima laporan dari pihak sekolah.
"Setelah dapat laporan dari SD, kami langsung tarik distribusi terakhir untuk SMPN 4. Saya berupaya koordinasi dengan gurunya untuk penarikan," ujarnya kepada wartawan.
menurut Ikhsan, laporan pertama diterima dari SD Negeri 23 sekitar pukul 09.45 WIB.
"Saya terus berkoordinasi dengan kepala sekolah. Ternyata di SD Negeri 27 juga banyak murid yang muntah," katanya.
Meski demikian, hingga saat ini laporan yang masuk baru berasal dari dua sekolah, yakni SD Negeri 7 dan SD Negeri 23. Sementara sekolah lain penerima program MBG belum melaporkan adanya kejadian serupa.
"Terakhir laporan dari sekolah, di SDN 7 ada 32 murid dan SDN 23 itu 14 sampai 16 murid," terangnya.
Berdasarkan keterangan sementara dari siswa dan pihak sekolah, dugaan awal mengarah pada susu kedelai dalam menu MBG.
Namun, kepastian penyebab masih menunggu hasil uji laboratorium dari pemerintah daerah bersama instansi terkait.
"Dugaan sementara memang dari susu kedelai tapi kita belum tahu pasti, sebelum keluar hasil uji lab," ucap Ikhsan.
Ikhsan menambahkan, susu kedelai tersebut baru pertama kali dimasukkan dalam menu MBG. Produk itu berasal dari pemasok yang merupakan pelaku UMKM lokal.
Berdasarkan pantauan lapangan, sejumlah siswa SMA Negeri 1 Tanjungpandan juga mengalami gejala serupa.
Adapun menu yang disajikan berupa Susu kedelai (sari kedelai), chicken drum stick, sayur wortel, nasi dan pisang.
(**)

0 Komentar