Belitung | Satamexspose.com -
Dijadwalkan beroperasi dua kali dalam sepekan, Scoot (Scoot Tigerair Pte Ltd) sebagai maskapai penerbangan bertarif rendah (LCC) berbasis di Singapura dan anak perusahaan Singapore Airlines mulai tanggal 3 Mei 2026 akan resmi mengoperasikan rute internasional Belitung–Singapura, Senin (13/4).
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat didampingi Kepala Dinas Perhubungan Belitung, Firdaus Zamri dan Kepala Dinas Pariwisata Belitung, Sastra Yuni Ardi ketika ditemui awak media di Kantor Sekretariat Daerah mengatakan, pembukaan rute ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang telah dirintis sejak pertengahan tahun 2025 lalu.
“Alhamdulillah perjuangan kita, kerja keroyokan, akhirnya mendapatkan kepercayaan, khususnya kepada Scoot untuk membuka penerbangan ini,” ujar H. Djoni Alamsyah, Senin (13/4).
Menurut Djoni, pemda saat ini fokus mempersiapkan berbagai aspek pendukung, termasuk kenyamanan wisatawan setibanya di Belitung, terutama terkait waktu kedatangan yang masih pagi.
"Kita pikirkan sampai detail, misalnya wisatawan datang pagi, sementara check-in hotel siang. Apakah ada dispensasi? Ini sedang kita komunikasikan agar wisatawan tetap nyaman,” ujarnya.
Selain itu, koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Angkasa Pura, karantina, bea cukai, imigrasi, serta aparat keamanan.
Kepala Dinas Pariwisata Belitung, Sastra Yuni Ardi, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan berbagai potensi pariwisata Belitung, tidak hanya terbatas pada wisata bahari, tetapi juga mencakup berbagai sektor lain yang siap dikembangkan dan ditawarkan kepada wisatawan mancanegara.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Belitung, Firdaus Zamri, mengatakan pihaknya telah membahas penambahan armada, termasuk bus pariwisata, bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).
“Kemarin penambahan sarana dan prasarana seperti bus pariwisata sudah kita bahas bersama BPTD untuk mendukung mobilitas wisatawan,” ujar Firdaus Zamri.
Selain itu, Dishub juga telah menelusuri dan menyiapkan rute perjalanan wisata baru yang dirancang terintegrasi, dimulai dari bandara menuju terminal, dilanjutkan ke kawasan hotel, hingga ke sejumlah destinasi unggulan.
“Kesiapan di lapangan sudah kita siapkan, termasuk kendaraan stand by untuk mendukung kelancaran pelayanan,” pungkasnya. (**)

0 Komentar