Ticker

6/recent/ticker-posts

[LAPORAN KEMATIAN COVID-19 BELITUNG KE-102 SAMPAI 106] : EMPAT WARGA AIR SAGA DAN SATU WARGA AIR MERBAU

Gambar ilustrasi.

 

Belitung | Satam Expose.comSatgas Covid-19 RSMJ Kabupaten Belitung kembali melaporkan lima pasien positif Covid-19 Kabupaten Belitung telah meninggal dunia di RSMJ Kabupaten Belitung pada hari Kamis, 22 Juli 2021.

Pertama, Tn. SFA (34) warga Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada hari Kamis, 22 Juli 2021 pukul 01.45 WIB di Ruang Pusat Desteksi RSMJ, adalah pasien ke-102 meninggal dunia dengan gejala klinis Covid-19 disertai komorbid.

Sebelumnya, tanggal 17 Juli 2021 pasien telah melakukan swab antigen di sebuah klinik swasta dengan hasil POSITIF dan melaksanakan isolasi mandiri.

Pasien datang ke Pusat Deteksi Covid-19 RSMJ Kabupaten Belitung pada tanggal 22 Juli 2021 pukul 01.20 WIB dengan kondisi penurunan saturasi, penurunan kesadaran dan henti jantung. Dilakukan resusitasi jantung namun tidak ada perbaikan.

Pasien dinyatakan meninggal pada Kamis, 22 Juli 2021 pukul 01.45 WIB.

Kedua, Ny. ARM(88) warga Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada hari Kamis, 22 Juli 2021 pukul 03.00 WIB di Ruangan Isolasi E, setelah dilakukan perawatan selama tujuh hari adalah pasien ke-103 meninggal dunia dengan gejala klinis Covid-19 disertai komorbid.

Pasien datang ke IGD RSMJ pada tanggal 16 Juli 2021 rujukan PKM Air Saga dengan keluhan demam, batuk berdahak sulit dikeluarkan, sesk nafas, lemas, dan penurunan saturasi.

Perawatan dari keenam, 21 Juli 2021 pukul 23.00 WIB, pasien mengalami perburukan, penurunan kesadaran, tekanan darah turun, suhu tubuh meningkat, penurunan saturasi, henti nafas dan jantung, dilakukan resusitasi namun tidak ada perbaikan.

Pasien dinyatakan meninggal pada Kamis, 22 Juli 2021pukul 03.00 WIB.

Ketiga, Ny. RHN(65) warga Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada hari Kamis, 22 Juli 2021 pukul 11.47 WIB di Ruangan Isolasi A, setelah dilakukan perawatan selama delapan hari adalah pasien ke-104 meninggal dunia dengan gejala klinis Covid-19 disertai komorbid.

Pasien masuk ruang isolasi B pada tanggal 15 Juli 2021 rujukan IGD dengan swab antigen POSITIF, masuk ruang isolasi A pada tanggal 16 Juli 2021 karena alami perburukan.

Perawatan hari kedelapan, 22 Juli 2021 pasien mengalami henti jantung, dilakukan resusitasi namun tidak ada perbaikan.

Pasien dinyatakan meninggal pada Kamis, 22 Juli 2021pukul 11.47 WIB.

Keempat, Tn. MRL (39) warga Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada hari Kamis, 22 Juli 2021 pukul 18.50 WIB di Ruangan Isolasi A, setelah dilakukan perawatan selama tiga hari adalah pasien ke-105 meninggal dunia dengan gejala klinis Covid-19 disertai komorbid.

Pasien masuk ruang isolasi A pada tanggal 20 Juli 2021 rujukan IGD dengan swab antigen POSITIF.

Perawatan hari ketiga, 22 Juli 2021 pasien mengalami henti jantung, dilakukan resusitasi ROSC kemudian pasien kejang. Dilakukan inform consent, namun pihak keluarga minta tidak dilakukan resusitasi.

Pasien dinyatakan meninggal pada Kamis, 22 Juli 2021pukul 18.50 WIB.

Kelima, Ny. MSH(62) warga Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada hari Kamis, 22 Juli 2021 pukul 19.35 WIB di Ruangan Isolasi A, setelah dilakukan perawatan selama tujuh hari adalah pasien ke-106 meninggal dunia dengan gejala klinis Covid-19 disertai komorbid.

Pasien masuk IGD RSMJ pada tanggal 16 Juli 2021 pukul 18.19 WIB rujukan klinik swasta dengan swab antigen POSITIF, pukul 23.30 WIB pasien masuk ruang isolasi B deangan diagnosa Covid-19 pneumonia dan hipoxia.

Perawatan hari tujuh, 22 Juli 2021 pasien mengalami henti jantung, dilakukan inform consent, namun pihak keluarga minta tidak dilakukan pijat jantung.

Pasien dinyatakan meninggal pada Kamis, 22 Juli 2021pukul 19.35 WIB.

Selanjutnya telah dilakukan penanganan jenazah sesuai protokol kesehatan yang berlaku. (rus)