Oktober 02, 2020

SATU PASIEN POSITIF COVID-19 MENINGGAL, KASUS POSITIF BERTAMBAH TIGA, SATU DIANTARANYA TAK ADA PENJELASAN

Ilustrasi Covid-19. Net

TANJUNGPANDAN, SATAMEXPOSE.COM - Seorang laki-laki berinisial WS (63) menjadi pasien positif Covid-19 kedua yang meninggal dunia di Kabupaten Belitung, Rabu (30/9/2020) sekira pukul 22.10 WIB.

 

Pasien meninggal saat menjalani perawatan insentif di ruang ICU RSUD dr H Marsidi Judono (RSMJ) Kabupaten Belitung. Ia meninggal setelah menjalani perawatan selama 10 hari.

 

Pasien diketahui juga mempunyai penyakit komorbid kencing manis dan stroke berulang. Selama dalam perawatan, kondisi pasien kritis, terjadi penurunan kesadaran, gagal ginjal akut, dan disfungsi multi organ.

 

Bahkan pasien juga harus mendapatkan tindakan medis berupa bantuan nafas dengan ventilator dan cuci darah. Pemakaman pasien dilakukan sesuai protokol penanganan jenazah Covid-19.

 

"Jenazah pasien sudah dilakukan pemulasaran, serta telah dimakamkan oleh petugas sesuai dengan protokol kesehatan di TPU pada jam 7 pagi tadi," ungkap Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) melalui press release yang diterima SatamExpose.com, Kamis (1/10/2020).

 

Selain itu, Laboratorium Biomedis RSMJ juga telah melakukan uji PCR spesimen swab tenggorokan terhadap 11 orang pasien dengan alat TCM pada kluster pasien ini.

 

Hasilnya dua orang pasien terkonfirmasi dinyatakan positif Covid-19 dan satu orang pasien follow up serta delapan orang dengan hasil tes TCM negatif.

 

"Pasien positif tersebut yakni Pasien 1498 berinisial SH laki-laki 57 tahun, Pasien 1500 berinisial EP laki-laki 50 tahun. Yang follow up Pasien 1501 berinisial DI, laki-laki 66 tahun," beber Sanem.

 

SH dinyatakan positif Covid-19 setelah tanggal 30 September 2020 lalu menjalani pemeriksaan rapid test di salah satu rumah sakit swasta di Tanjungpandan.

 

Rapid test tersebut dilakukan SH untuk keperluan perjalanan pulang kembali ke Jakarta dengan hasil tes reaktif. Lantas pasien ini dilakukan rujukan untuk melakukan swab TCM di RSMJ.

 

"Tadi hasilnya sudah keluar, dan pasien ini positif terpapar Covid-19. Pasien ini datang dari Jakarta pada tanggal 4 September 2020, dan saat ini pasien menjalani isolasi mandiri," kata Sanem.

 

Sedangkan EP merupakan pasien yang juga baru datang dari luar daerah. Pasien tersebut diminta oleh kantor tempatnya bertugas untuk melakukan pemeriksaan rapid test, dan didapatkan hasil reaktif.

 

"Sama setelah itu dia ke RSUD untuk swab, dan hasilnya positif dan saat ini pasien dalam penanganan Dinas Kesehatan," ujar Sanem.

 

Sedangkan DI hingga sekarang tidak diketahui kronologi darimana bisa terpapar Covid-19. Bahkan dalam release yang diterima tidak ada penjelasan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Belitung terkait pasien ini. (fat)

 

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.