Mei 04, 2019

WABUP BELITUNG SIDAK PASAR TANJUNGPANDAN TERKAIT TINGGINYA HARGA AYAM, INI SOLUSI YANG DITAWARKAN PEMDA

Wabup Belitung Isyak Meirobie melakukan sidak di Pasar Tanjungpandan, Jumat (3/5/2019). IST

TANJUNGPANDAN, SATAMEXPOSE.COM – Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tanjungpandan, Jumat (3/5/2019). Sidak ini dilakukan untuk menyikapi keluhan terkait tingginya harga ayam potong.

Isyak Meirobie mengecek terkait kebenaran tingginya harga serta mencarikan solusi dari keluhan masyarakat. Menurut Isyak, ia menemukan ada dua permasalahan yang menyebabkan tingginya harga ayam potong.

"Jadi saya tidak mau sidak ke pasar dan mengecek harga itu hanya ceremony tidak ada gunanya itu. Datang bertanya terus pulang tidak ada solusi. Yang kita inginkan itu kita turun, kita cek harga, terus kita minta komitmen dari pedagang  dan kita sudah temukan masalahnya. Masalahnya ada dua, satu harga anakan ayam, kedua harga pakan ayamnya," kata Isyak kepada SatamExpose.com, Jumat (3/5/2019).

Isyak mengatakan, kedua masalah itu merupakan tidak adanya pabrik bahan pakan ayam di daerah ini, sehingga peternak harus mendatangkan dari luar Belitung. Hal ini menyebabkan harga jual ayam jadi tinggi.

"Jadi ketika orang membeli anakan ayam saja sudah mahal kemudian pakan makanannya juga mahal otomatis harga jual ayam pun pasti mahal," sebut Isyak.

Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung berupaya menekan harga ayam potong ini dengan berkomitmen dengan BUMD untuk memproduksi pakan ayam di Belitung. Selain itu juga dinas terkait untuk menyiapkan bibit ayam potong.

"Kita tanam jagung di Belitung nanti kita undang investornya hasil tanamannya jadi bahan pokok ternak. Kemudian yang kedua, kami minta anakannya ada balai bibit di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang mempersiapkan," papar Isyak.

Ia berharap akhir tahun ini, pemerintah daerah sudah lebih mudah menekan harga ayam potong di pasaran. Namun dengan catatan, solusi yang ditawarkan pemerintah tersebut bisa dijalankan.

"Jadi kalau sudah dikasih anakanya yang lebih murah, harga pakan yang lebih murah jadi mereka (peternak) harus komitmen ikuti harga tertinggi kita. Mungkin di pasaran harga 35 ribu hingga 40 ribu bisa," harap Isyak. (fg6)

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.