Januari 15, 2019

SADIS! TERNYATA PELAKU TUSUKKAN PISAU LALU SABETKAN PARANG KE PASUTRI DI PONDOK KEBUN

Konfrensi pers Polres Belitung,Senin (14/1/2019) terkait pembunuhan sadis dipodok kebun
TANJUNGPANDAN, SATAMEXPOSE.COM - Sadis! Itulah gambaran tindakan pelaku pembunuhan pasutri di sebuah pondok kebun di Desa Bantan, Membalong beberapa waktu lalu. Pelaku melukai korban hingga meregang nyawa menggunakan dua senjata tajam (sajam).

Badaruddin (22) menusuk kedua korban menggunakan pisau yang dibawanya. Setelah itu ia menyabetkan parang yang diperolehnya di pondok kebun tersebut.

Selain itu, sebelum menghabisi nyawa korbannya, pelaku juga menghisap lem dan menenggak arak. Ia melakukan pembunuhan itu dalam keadaan mabuk.

Jajaran Polres Belitung menerapkan Pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun. Korban merupakan kakek dan nenek pelaku, Animan (65) dan Misnawati (55), warga Jalan Pemuda, Desa Aik Rayak, Tanjungpandan.

"Pasal yang disangkakan 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sekarang penyidik masih melengkapi berkas dan segera dikirimkan ke kejaksaan," ujar Kabag Ops Polres Belitung Kompol Haryo Basuki dalam konfrensi pers di Mapolres Belitung, Senin (14/1).

Ia menjelaskan, tersangka telah mengonsumsi miras jenis arak sebanyak satu kampil ditambah menghisap lem aibon dua kaleng kecil. Lalu, dalam keadaan mabuk tersangka mendatangi korban dengan niat ingin meminjam motor.

Lantaran tidak diberi, tersangka emosi dan menghabisi korban dengan cara menusukkan pisau yang dibawanya dan membacokan parang yang terletak di lokasi kejadian.

"Jadi dalam keadaan mabuk dan tidak sadar juga karena habis minum arak dan aibon tersangka menghabisi korban," tambah Haryo.

Tersangka lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor korban. Selain itu, tersangka juga mengambil satu unit handphone dan uang Rp 346 ribu dari tas milik korban.

Ia menambahkan untuk keperluan rekontruksi kejadian, jajaran Satreskrim Polres Belitung akan berkoordinasi dengan Kejaksaan.

Badaruddin lebih banyak tertunduk selama konfrensi pers berlangsung. Ia mengaku emosi ketika korban tidak meminjamkan motor. 


"Waktu itu saya pinjam motor tapi tidak dipinjami. Saya kesal lalu ambil pisau dan menusukan ke korban," katanya. (als)

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.