Ticker

6/recent/ticker-posts

PANITIA UNDUR PELAKSANAAN KALPO 2016

Gambar : Evi Nardi selaku Ketua Panitia Kejuaraan Atletik Laskar Pelangi Open (KALPO) 2016.
Manggar, SX – 
Panitia Kejuaraan Atletik Laskar Pelangi Open (KALPO) 2016 sepakat menggelar even atletik terbesar se Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung pada 19 – 22 Mei 2016 mendatang. Jika sebelumnya panitia sempat akan menggelar kejuaraan bersamaan dengan momen Gerhana Matahari Total (GMT) pada 3 -6 Maret lalu, maka sehubungan dengan sepinya pendaftaran maka panitia sepakat mengundurkan jadwal KALPO selama dua bulan.
          
Ketua Panitia KALPO 2016, Evi Nardi menjelaskan sepinya peserta yang mendaftar pada bulan Maret lalu dikarenakan kegiatan awal tahun tidak memungkinkan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada KONI ataupun atlet. Saat itu Ia menyebutkan baru empat Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) yang  mendaftar.
          
“Biasalah kalau awal tahun susah mau pencairan, jadi banyak Pengrov yang menyatakan tidak bisa ikut. Makanya, kita dari panitia sepakat menggundurkan jadwalnya ke Bulan Mei ini,” jelas Evi Minggu, (10/4).
           
Ia menargetkan 34 Pengrov PASI dari seluruh Indonesia akan berpartisipasi pada kejuaraan KALPO 2016. Dengan asumsi tiap kontingen Pengprov PASI berjumlah 10 – 12 orang, panitia akan menanggung seluruh biaya penginapan, konsumsi dan transportasi para peserta.
          
“Seluruh Pengprov PASI sudah kita kirimkan undangan. Kita masih akan membuka pendaftaran hingga 15 Mei 2016 ini. Kita perkirakan akan menanggung kouta hingga 375 orang dari seluruh Pengrov. Namun kalau melihat animo peserta akan mencapai 500 orang lebih,” ujarnya.     

Evi yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang PASI Kabupaten Beltim ini mengungkapkan, saat ini sudah ada 6 Pengprov PASI yang mendaftar. Selain dari Pengprov PASI, panitia juga membuka pendaftaran bagi klub-klub atletik dari seluruh Indonesia. Namun khusus untuk kontingen dari klub, panitia tidak akan menanggung akomodasi, konsumsi dan transportasinya.
         
“Selain Pengprov PASI, saat ini yang sudah mendaftar ada klub dari Jambi, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), PPLP Ragunan dan Atletik Militer Indonesia (AMI). Kalau atlet atau kontingen dari Pengprov PASI akan kita fasilitasi penginapan, konsumsi dan lain-lainnya, cuman untuk yang di luar Pengprov tidak akan kita tanggung,” ujarnya.

Ia juga mengatakan ada 40 nomor cabang olah raga atletik yang akan dipertandingkan dalam KALPO nanti dan ntuk setiap nomor perorangan putra-putri, panitia akan memberikan total Rp 6 juta, sedangkan untuk nomor beregu total uang pembinaannya mencapai Rp 12 juta. 
          
“Kalau nomor perseorang putra-putri, juara I Rp 3 juta, juara II Rp 2 juta, dan juara III Rp 1 juta. Untuk beregu kita berikan porsi lebih besar, juara I Rp 5 juta, juara II Rp 4 juta, dan juara III Rp 3 juta,” jelas Evi.
          
Selain memberikan hadiah uang pembinaan, trophy, dan piagam untuk para juara di tiap nomor, panitia KALPO 2016 juga akan menghadiahkan bonus Rp 10 juta. Bonus ini diberikan bagi tiap atlet baik perorangan ataupun beregu yang berhasil memecahkan rekor nasional atletik.
          
“Bonus khusus kita berikan bagi yang bisa memacahkan rekor nasional. Kita berharap mudahan-mudahan atlet kita ada yang sanggup,” ujarnya.  
          
Yang lebih menarik lagi menurutnya, dalam ajang KALPO 2016 nanti panitia menggelar lari marathon 10 kilometer, dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah. Untuk juara I Rp 25 juta, juara II Rp 20 juta, juara III Rp 15 juta, juara IV Rp 10 juta, juara V Rp 5 juta dan untuk juara VI sampai X Rp 2,5 juta. (@2!-Humas)