Ticker

6/recent/ticker-posts

AMBLASNYA OPRIT JEMBATAN AIR MUNGKUI 1, DISINYALIR AKIBAT PENAMBANGAN TAK TERARAH



Belitung | Satamexspose.com  -  Tak hanya guyuran hujan deras,  kondisi amblasnya jalan pada salah satu sisi oprit Jembatan Air Mungkui 1 akibat terjangan air pada Jum'at (10/1) sore lalu diduga penambangan timah disepanjang sungai tersebut menjadi faktor penyebab utama.
‎Rudi, salah seorang warga yang sering melintas di jalan itu kepada wartawan mengatakan beberapa waktu lalu banyak sekali TI suntik yang beroperasi di sepanjang sungai itu.
‎"Wajar kalau jalan jebol, pernah beberapa kali mereka (penambang, red) menyuntik dekat sekali dengan jembatan, sebelum lahan bantaran sungai ditanami sawit," ujarnya.
‎Lahan yang diketahui merupakan IUP PT. Timah tersebut memang telah ditanami sawit-sawit muda, terutama di bantaran sungai tak jauh dari Jembatan Air Mungkui 1.
‎Tak berapa jauh dari Sawit tersebut juga berdiri Pos PT. Timah.
‎Wasprot Belitung PT. Timah, Ardiansyah Zahfran membenarkan wilayah dimaksud adalah IUP PT. Timah, namun terkait penambangan disepanjang dan bantaran sungai pihaknya menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin untuk itu.
‎"Kami tidak mengeluarkan SPK diarea dekat fasum, daerah tersebut sudah sering kami tertibkan bang," sebutnya via WhatsApp, Senin(12/1).
‎Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belitung, Oskar Yolanda mengatakan kepada wartawan  kerusakan disinyalir akibat interaksi air terhadap struktur tanah timbunan.
‎"Air hujan yang meresap membawa butiran halus tanah timbun sehingga membentuk rongga di bawah lapisan aspal atau dikenal dengan istilah gerusan (scouring)," sebutnya, Jum'at (10/1) sore lalu.
‎Selain itu, terdapat rembesan air dari sisi lereng sungai yang menggerus bagian bawah dinding penahan tanah atau abutment jembatan.
‎Akibat kejadian tersebut, hingga berita ditayangkan akses jalan di ruas Air Mungkui (Tugu Nanas) menuju Mempiu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih ditutup sementara, dan sedang dalam pengerjaan perbaikan. (fr1)
‎ 

Posting Komentar

0 Komentar