Oktober 09, 2020

BMKG KELUARKAN WARNING FENOMENA BADAI LA NINA, BELITUNG BERPOTENSI TERDAMPAK, BEGINI PENJELASANNYA!

Kepala UPT Meteorologi BMKG Buluh Tumbang Carles.
SatamExpose.com/Ferdi Aditiawan

TANJUNGPANDAN, SATAMEXPOSE.COM - BMKG telah mengeluarkan warning (peringatan) terkait ancaman fenomena badai La Lina yang menyebabkan peningkatkan curah hujan hingga 40 persen dari biasanya.

 

Ancaman badai tersebut kemungkinan akan berlangsung hampir di seluruh wilayah Indonesia, terkecuali di bagian Sumatera. Akan tetapi, terkhusus di wilayah Belitung akan berpotensi namun tidak terlalu besar dan signifikan.

 

"Untuk di wilayah Sumatera salah satunya Belitung akan terpengaruh, namun tidak terlalu signifikan. Berdasarkan prediksi, puncaknya sekitar Januari dan Februari," kata Kepala UPT Metereologi BMKG Buluh Tumbang, Tanjungpandan Carles kepada wartawan, Jumat (9/10/2020).

 

Carles menjelaskan fenomena La Lina terjadi dikarenakan penurunan temperatur suhu permukaan laut di Samudera Atlantik yang hampir mencapai minus satu derajat celcius.

 

Hal itu, kata Carles, secara metodinamis udara akan bergerak dari tekanan tinggi menuju tekanan rendah. Suhu rendah ini secara otomatis membuat tekanan udara menjadi tinggi.

 

Kemudian, tekanan udara dari Samudera Atlantik akan terus bergerak ke daerah yang udaranya rendah dengan membawa uap air banyak.

 

"Dikarenakan melewati samudera yang mengandung uap air cukup tinggi sehingga berpotensi terjadinya peningkatan curah hujan," jelas Carles. (fat)

 

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.