Juni 23, 2020

KEPALA DKP SEBUT DRAF KAWASAN KONSERVASI PULAU BELITUNG DISETUJUI, PALING LUAS DIANTARA KABUPATEN/KOTA DI BABEL


Suasana video conference DKP dan KKP dalam membahas
draf kawasan konservasi Pulau Belitung. IST



PANGKALPINANG,SATAMEXPOSE.COM – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Babel Desminto menyebutkan draf kawasan konservasi Pulau Belitung disetujui dalam pembahasan dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perairan (KKP). 

Pembahasan rancangan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Kawasan Konservasi Perairan Pulau Belitung dilakukan melalui video conference, Senin (22/6/2020) dengan seluruh unit eselon I yang berada di KKP.

Dilansir SatamExpose.com dari situs resmi Pemprov Babel, Dasminto menerangkan pembahasan tersebut sebagai salah satu prosedur yang harus dilakukan sebelum KKP mengesahkan dalam bentuk Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Kawasan Konservasi Pulau Belitung.

Alhamdulillah tadi semua sudah setuju dengan draf yang ada, karena memang sudah dibahas secara teknis pada konsultasi publik sebelumnya. Selain itu luasan kawasan konservasi Pulau Belitung sudah sesuai dengan alokasi RZWP3K Provinsi Babel yaitu seluas 391.820,2 hektar,” ungkap Dasminto.

Keseluruhan alokasi ruang berdasarkan RZWP3K Provinsi Babel seluas 627.612 ha atau 14.74% dari total alokasi ruang yang ada diperuntukkan untuk kawasan konservasi perairan. Luasan tersebut merupakan yang terbesar di Babel.

“Adapun sebaran luasan kawasan konservasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang paling besar alokasinya di Kabupaten Belitung, yaitu 391.820,2 ha dan 124.550,5 Kawasan Konservasi Perairan Gugusan Pulau Momparang Kabupaten Belitung Timur,” papar Dasminto. 

Dirinya berharap akan ada unit kerja kelembagaan yang mengelola kawasan konservasi. “Untuk mengelola kawasan konservasi yang 80 persen ada di Pulau Belitung diperlukan suatu bentuk kelembagaan sehingga nantinya kawasan ini benar-benar dapat dikelola dengan baik,” tambah Dasminto.

Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut Fhores Fherado mengatakan lokasi kawasan konservasi dengan jenis konservasi taman wisata perairan di Pulau Belitung meliputi Pulau Selema, Pulau Kalambau, Pulau Bangkai, Pulau Pelemah, dan Pulau Tupai.

“Pada pulau-pulau tersebut kondisi terumbu karang masih relatif baik dan pada zona inti kawasan yang dicadangkan, difokuskan kepada target konservasi yaitu terumbu karang, penyu, kerang kima, dan ikan napoleon,“ ujarnya. (als)

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.