Mei 12, 2020

WARGA DATANGI KANTOR DESA DUKONG PERTANYAKAN BANTUAN COVID-19, BEGINI PENJELASAN KEPALA DESA!

Kepala Desa Dukong Zainal.
SatamExpose.com/Ferdi Zainal

TANJUNGPANDAN, SATAMEXPOSE.COM -  Tujuh warga datangi Kantor Desa Dukong, Tanjungpandan, Belitung, Senin (11/5/2020). Para warga ini mempertanyakan terkait bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Informasi yang diterima SatamExpose.com, para warga mempertanyakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD). Hingga saat ini pihak desa belum menyalurkan dana bantuan tersebut.

Kepala Desa Dukong Zainal membenarkan adanya kedatangan warga tersebut. Namun peristiwa tersebut dibantah adanya ribut-ribut terkait penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Zainal mengatakan hingga saat ini pihak desa belum menyalurkan dana tersebut. Rencananya pihak desa akan melaksanakan rapat verifikasi di kecamatan besok, Rabu (13/5/2020.

"Tidak ada ribut-ribut, dari awal kami sudah sosialisasikan kepada masyarakat melalui RT. Kalau yang menerima itu diluar data PKH, BPNT, pra kerja dan BST yang dibagikan kemarin," kata Zainal kepada SatamExpose.com, Selasa (12/5/2020).

Ia menambahkan data usulan penerima BLT tersebut sementara ini dari 16 RT berjumlah 169 kepala keluarga (KK). Namun begitu, data tersebut masih akan diverifikasi lagi di tingkat kecamatan.

Verifikasi di tingkat kecamatan tersebut akan dilakukan dalam rapat musrenbang yang direncanakan dilaksanakan pada Rabu (13/5/2020) besok. Ia memperkirakan data tersebut akan berkurang setelah diverifikasi.

Selain itu, beberapa anggaran kegiatan pembangunan akan digeser untuk mengisi pos anggaran BLT-Dana Desa bagi masyarakat terdampak Covid-19 dan pencegahannya. (mg1)

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.