Juni 23, 2019

TERKAIT KASUS PERAMPOKAN, PELURU LANUD MASIH LENGKAP, SENJATA KODIM TAK ADA YANG KELUAR

ilustrasi.net
TANJUNGPANDAN, SATAMEXPOSE.COM - Pihak Lanud H AS Hananjoeddin dan Kodim 0414/Belitung akan menindak tegas jika ada anggotanya yang terlibat dalam kasus perampokan menggunakan senjata api (senpi).

Hal ini terkait adanya dugaan keterlibatan aparat dalam peristiwa perampokan di tiga tempat berbeda. Bahkan polisi sudah mengantongi identitas pelaku yang diduga terlibat.

Danlanud HAS Hanandjoeddin Letkol pnb Akal Juang mengatakan, pihaknya sudah mengetahui adanya kabar dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus tersebut. 





Bahkan pihaknya sudah melakukan tindakan pengecekan senjata milik anggota Lanud secara diam-diam. Yakni dengan dalih mengajak wartawan latihan menembak.

Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan senjata yang keluar. Bahkan seluruh peluru milik AURI ini masih lengkap. Letkol Pnb Akal Juang menegaskan, jajarannya juga tak memiliki jenis senjata api yang dikabarkan digunakan pelaku.

“Kita tidak memiliki senjata yang dimaksud. Untuk senjata laras pendek kami ada jenis Glock dan Sig Sauer. Selain itu, kita hanya ada senjata laras panjang,” kata Letkol Pnb Akal Juang kepada wartawan, Jumat (20/6/2019).





Sementara itu Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Indra Padang, juga menyatakan dirinya akan menindak sesuai prosedur jika ada anggota TNI AD yang terlibat dalam kasus curas tersebut. 

Mengenai masalah senjata, Kodim Belitung membenarkan pihaknya memiliki senjata api dengan jenis seperti yang dikabarkan digunakan pelaku perampokan tersebut. 

Selain itu, Kodim juga memiliki senjata lainnya yang menggunakan peluru 9 mm. Namun dikatakan Dandim, senjata tersebut hanya dimiliki oleh para perwira saja.





“Setelah dilakukan pengecekan, senjata tersebut tidak ada yang keluar," kata Letkol Inf Indra Padang.

Terkait selongsong peluru yang ditemukan pihak kepolisian di TKP, Kabag Ops Polres Belitung Kompol Erlichson mengatakan selonsong 9mm itu bisa digunakan beberapa jenis senpi.

Diantaranya seperti FN, Sig Sauer dan HS. Dari semua jenis-jenis senpi itu, TNI-POLRI mengunakan senjata tersebut pada keseharian dinasnya.

"Kalau pemeriksaan (anggota Polres Belitung) nihil hasilnya. Bisa juga bukan aparat, jadi dugaan masih belum ada bukti-bukti," katanya kepada SatamExpose.com. (fg6)

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.