September 29, 2014

Atasi Krisi Listrik, Sanem Lirik Investor Cina

SATAMEXPOSE, TANJUNGPANDAN - Guna mengatasi krisis listrik, Bupati Belitung, H.Sahani Saleh,S.Sos akan berusaha menarik investor swasta Cina untuk membuka Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Kabupaten Belitung. Rencana ini menyusul adanya survey Word Tourizem Siti Lerousien yang merupakan sebuah organisasi yang membidangi kepariwisataan dunia. Survey tersebut dilakukan tim secara langsung di kawasan kawasan ekonomi khusus (KEK) diarah Pelabuhan Tanjung Batu, Kabupaten Belitung.

Selain tim antusias ingin bekerjasama mengembangkan kepariwisataan di Belitung, mereka juga antusian ingin mengembangkan kawasan industri. Namun diakui Sahani Saleh bahwa secara umum kendala yaitu mengenai energi pembangkit berupa listrik. "Mereka sangat tertarik dengan itu semua, tapi kita sudah sampaikan bahwa kendalanya adalah listrik. Kalau memang diperkenankan mereka akan siap investasi untuk listrik ini dan mereka siap bangun dalam menunjang energi," ungkap Sanem, panggilan populer Bupati Belitung kepada Satam Expose.
Bupati Belitung periode 2013 -2018 ini mengungkapkan akan mendukung penuh rencana tersebut, sebab menurut tidak dipungkiri jika PLN selama ini ada monopoli. "Mau tidak mau kawasan Insdustri ini harus di dukung dengan listrik dan kemungkinan PLTU. Soalnya  mereka lebih melihat bahan bakar berupa batu bara yang ada di Indonesia. Karena pembangkit Listrik yang ada di Cina (Guangzhou) itu sebesar 1 Juta watt, dan saya pernah kemarin melihat langsung," ungkapnya.

Sahani Saleh tidak mengelak jika kedepan akan diterapkan di Belitung jika mendapat persetujuan dari pusat selaku pemberi izin. Kendati pembangkit listrik tersebut nantinya akan terpisah dengan PLTU Suge saat ini yang belum terselesaikan. "Kita lihat saja PLTU yang sekarang ini sampai sekarang belum operasional-operasional. Kekuatannya juga hanya 2 kali 6,5 megawatt, dan itu tidak akan cukup untuk kawasan Industri. Walau rencana mereka memang sejauh ini belum pasti, tapi rencana untuk menarik investor itu ada, soalnya kita sangat butuh dan mereka sangat tertarik soal itu," ujarnya.

Sahani Saleh menyebutkan adanya investor tersebut membawa banyak keuntungan bagi daerah. Namun jika rencana ini sudah matangkan dikemudian hari, bukan tidak mungkin pemerintah daerah akan melobi memperjuangkan hal ini kepada pihak PLN Pusat. Sebab, sambung Sahani Saleh, jika saat ini hanya mengandalkan PLN sendiri persoalan energi listrik hingga saat ini belum terselesaikan.

" Ya kita lihat sendiri apa yang terjadi sekarang, PLN belum mampu untuk melayani, contohnya beberapa hotel di Belitung yang baru dibangun belum mendapatkan aliran listrik dan akhirnya terbengkalai," imbuhnya. (241)

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.