Belitung | Satamexspose.com -
Dengan mengusung tema "Belitung menuju kota global berbasis maritim dan budaya", peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) ke-188 menjadi momentum bagi daerah untuk bertransformasi menuju kawasan global maritim yang modern tanpa kehilangan jati diri budaya lokal, Rabu (1/7).
Hal tersebut disampaikan Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat saat memberikan sambutannya pada sidang paripurna Hari Jadi Kota Tanjungpandan di Gedung DPRD Kabupaten Belitung.
"Menjadi daerah yang mendunia bukan berarti kita kehilangan arah dalam membangun Belitung, tetapi justru kekuatan utama kita terletak pada identitasnya, di mana laut menjadi sumber kehidupan utama," ujarnya.
Djoni Alamsyah juga mengakui bahwa Kota Tanjungpandan masih menghadapi sejumlah tantangan domestik, dimana beberapa sektor pelayanan publik dan infrastruktur kota dinilai masih memerlukan peningkatan signifikan.
"Kebersihan kota, penyediaan ruang terbuka hijau, penataan kawasan pesisir, pembenahan sistem parkir dan lalu lintas, hingga penataan wajah wisata serta kawasan perdagangan harus terus kita tingkatkan bersama," tambahnya.
Terkait sektor pertambangan, Djoni sebut meski fokus kita saat ini tak lagi disektor pertambangan, namun pertambangan juga merupakan sumber PAD Belitung.
Senada, Anggota DPRD Propinsi Babel H. Muhtar yang akrab disapa Tare pada kesempatan itu mengatakan Belitung termasuk kabupaten yang berani melakukan transformasi ketimbang kabupaten/kota lainnya di provinsi Babel.
"Hari ini kami melihat Pemerintah kabupaten Belitung tidak lagi terfokus pada masalah tambang meski pertambangan masih menjadi sumber PAD, tapi tidak diarahkan masyarakatnya hidup dari sektor tambang. Menutut saya hal ini sejalan dengan keinginan Belitung menuju daerah yang mandiri, maju, dan modern," ujar Tare.
Menurutnya, pemerintah saat ini berharap Belitung dikenal dunia dengan dijalankannya transportasi dari gerbang dunia yakni dari Singapura ke Indonesia.
"Dengan hadirnya menteri dan duta besar luar negeri ke Belitung serta digelarnya berbagai even berskala internasional, jelas menyatakan bahwa Belitung saat ini sedang menuju global internasional," tambahnya.
Tare juga secara tegas mengatakan Belitung pantas dikatakan maritim karena merupakan pulau yang dikelilingi laut dengan potensi kelautan yang tidak diragukan dan sudah mendunia. (**)

0 Komentar