Belitung | Satamexspose.com - Curah hujan yang tinggi disertai angin yang kencang dan naiknya permukaan laut akibatkan sekitar tujuh puluh rumah di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terdampak banjir rob, Senin (8/12).
Kepala Desa Juru Seberang Ardiansyah kepada wartawan mengatakan satu dusun terdampak banjir rob dan paling parah dialami RT 05 dan RT 06.
"Ketinggian air hingga lutut orang dewasa. Air mulai menggenangi rumah warga dari pukul 09.00 WIB dan pukul 12.00 WIB air semakin tinggi sehingga wargapun berusaha melakukan evakuasi barang-barangnya secara pribadi," ujarnya.
Menurutnya, dorongan dari air laut pasang tinggi sehingga masuk ke pemukiman warga.
Meski setiap tahun daerahnya selalu terjadi banjir rob, namun banjir rob kali ini merupakan yang terparah menurutnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang tidak bisa berdiri secara normal akibat benjolan di pahanya sempat dievakuasi oleh anggota Satpolairud dari kediamannya di RT 02.
“Kami mengangkat Ibu Gustia ke mobil ambulans untuk diungsikan sementara di rumah saudaranya yang lokasinya lebih aman dari banjir," kata Kanit Patwal Air Aipda Irawan Suseno, S.I.Kom kepada wartawan.
Selain Desa Juru Seberang, Pantai Wisata Tanjungpendam juga alami banjir rob, dimana genangan air meluas hingga ke area panggung utama.
Ahasil, bazar yang digelar sejak tanggal 6 Desember 2025 dan dijadwalkan hingga 10 Desember mendatang terpaksa dihentikan, bahkan beberapa tenda UMKM rusak berat diterjang angin.
"Dengan berbagai pertimbangan, kami memutuskan untuk bazar off dulu. Karena faktor cuaca juga tidak bisa diprediksi," tandas perwakilan panitia bazar, Apriliansyah. (tlg)

0 Komentar