Ticker

6/recent/ticker-posts

HUJAN DERAS, AIR REMBES, DPRD TINJAU MUSEUM TANJUNGPANDAN



Belitung | Satamexpose.com DPRD Kabupaten Belitung lakukan peninjauan bangunan Museum TanjungpandanKabupaten BelitungProvinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang secara resmi telah merampungkan  pekerjaan rehabilitasi atap bangunan museum pada 5 September 2025.

Proyek yang pengerjaannya dipercayakan kepada CV. Belitung Tiga Pilar melalui anggaran  DAU 2025 sebesar Rp. 987.926.500,00 tersebut sempat mencuat kabar menggunakan kayu yang tidak sesuai dalam pengerjaannya dan masih alami kebocoran saat hujan turun.

Saat peninjauan tersebut, Wakil Ketua Komisi II, Ivan Haidari didampingi Kepala UPT Museum Tanjungpandan, Revzan Maynovri sempat ditunjukkan kayu sisa pekerjaan atap yang di klaim pihak Museum merupakan kayu ulin namun terindikasi merupakan kayu belanger.

“Nanti kita akan panggil pihak pengembang ke DPRD untuk memberikan penjelasan atas pekerjaannya,” ujarnya.

Kepala UPT Museum Tanjungpandan Revzan Maynovri tidak menyakal dalam beberapa waktu terakhir pihaknya sempat menemukan adanya rembesan air saat hujan deras, namun langsung dikoordinasikan dengan pihak kontraktor dan segera ditindaklanjuti.

Selain itu, masih terdapat masa pemeliharaan selama enam bulan hingga Maret 2026 yang menjadi tanggung jawab pihak kontraktor. 

“Kalau nanti ada misalnya ketika hujan deras masih ada kebocoran, atau jaringan listrik belum sempurna, itu masih tanggung jawab penyedia,” jelasnya, Selasa (9/9).

Revzan juga mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembersihan area sekitar dan penataan ulang lemari koleksi.

“Targetnya 1 Oktober nanti museum bisa kembali dibuka untuk publik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III Indrianto secara umum mengatakan pekerjaan rehabilitasi atap bangunan museum cukup baik, namun jika nantinya ada yang tidak sesuai dalam pengerjaannya pihak DPRD minta masukan dan akan memanggil pihak-pihak yang terkait dalam pekerjaan itu.

Peninjauan ke Museum Tanjungpandan itu dipimpin oleh Ketua Komisi III Idrianto bersama anggota Yoga Pranata, Yola Junita, Jonathan Axel Hernandie, dan Wakil Ketua Komisi II, Ivan Haidari. (fr1)

Posting Komentar

0 Komentar