Ticker

6/recent/ticker-posts

[LAPORAN KEMATIAN COVID-19 BELITUNG KE-107 SAMPAI 109] : SATU JAM, TIGA PASIEN RSMJ MENINGGAL DUNIA

Gambar ilustrasi.

 

Belitung | Satam Expose.comSatgas Covid-19 RSMJ Kabupaten Belitung kembali melaporkan tiga pasien positif Covid-19 Kabupaten Belitung telah meninggal dunia di RSMJ Kabupaten Belitung pada hari Jum’at, 23 Juli 2021.

Pertama, Tn. HMR(62) warga Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada hari Jum’at, 23 Juli 2021 pukul 02.20 WIB di Ruang Isolasi E, adalah pasien ke-107 meninggal dunia dengan gejala klinis Covid-19 disertai komorbid.

Pasien datang ke IGD RSMJ Kabupaten Belitung pada tanggal 15 Juli 2021 dengan keluhan sesak nafas dua hari sebelum masuk rumah sakit, batuk lemas dan tidak nafsu makan. Hasil swab PCR pada tanggal 16 Juli 2021 POSITIF.

Perawatan hari kedelapan, 22 Juli 2021 pukul 22.00 WIB pasien mengalami perburukan dan henti jantung, lalu dilakukan resusitasi namun tidak ada perbaikan.

Pasien dinyatakan meninggal pada Jum’at, 23 Juli 2021 pukul 02.20 WIB.

Kedua, Ny. NHA(43) warga Selat Nasik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, pada hari Jum’at, 23 Juli 2021 pukul 03.05 WIB di Ruangan Pusat Deteksi RSMJ, adalah pasien ke-108 meninggal dunia dengan gejala klinis Covid-19 disertai komorbid.

Pasien datang ke Pusat Deteksi Covid-19 RSMJ pada tanggal 23 Juli 2021 pukul 02.15 WIB dengan kondisi mengalami penurunan kesadaran selama satu hari sebelum masuk rumah sakit. Pasien didiagnosa POSITIF Covid-19 hasil swab antigen di salah satu klinik swasta pada tanggal 21 Juli 2021.

Pukul 02.30 pasien mengalami henti nafas dan henti jantung, dilakukan pijat jantung dan pemberian obat-obatan namun tidak ada perbaikan.

Pasien dinyatakan meninggal pada Jum’at, 23 Juli 2021pukul 03.05 WIB.

Ketiga, Tn. RHS(69) warga Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada hari Jum’at, 23 Juli 2021 pukul 03.30 WIB di Ruangan Isolasi B, adalah pasien ke-109 meninggal dunia dengan gejala klinis Covid-19 disertai komorbid.

Pasien masuk IGD RSMJ pada tanggal 22 Juli 2021 pukul 18.19 WIB dengan swab antigen POSITIF disalah satu klinik swasta. Pasien masuk ruang isolasi B dengan diagnosa Covid-19, kesadaran menurun.

Pukul 23.00 WIB pasien mengalami perburukan, penurunan saturasi, peningkatan suhu tubuh dan penurunan tekanan darah.

Tanggal 23 Juli 2021 pukul 03.00 WIB pasien mengalami henti jantung dan dilakukan inform consent dan keluarga minta untuk tidak dilakukan pijat jantung.

Pasien dinyatakan meninggal pada Jum’at, 23 Juli 2021 pukul 03.30 WIB.

Selanjutnya telah dilakukan penanganan jenazah sesuai protokol kesehatan yang berlaku. (rus)