September 19, 2016

YUSLIH : MAKAN BEDULANG WUJUD KEPEDULIAN PEMERINTAH DALAM PELESTARIAN BUDAYA

Gambar : Yuslih dan Aan makan bedulang bersama Direktur dan 285 karyawan Bnk Ina Perdana, minggu (18/9).



Manggar – Satam Xpose ---
Terlihat raut wajah gembira terpancar dari para karyawan Bank Ina Perdana ketika menikmati makanan yang disajikan di nampan besar berisi makanan khas Belitong dengan rapi, lengkap dengan kue dan teh hangat. 

Hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Yuslih Ihza dan Burhanudin mengikuti tradisi makan bedulang bersama 285 karyawan Bank Ina Perdana  tersebut di Gedung Auditorium Zahari MZ, Manggar, Minggu (18/9).

Wardoyo selaku direktur Bank Ina Perdana menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sambutan pemerintah Kabupaten Beltim terhadap para wisatawan yang berkunjung ke Beltim.

“Makan bedulang ini sesuatu yang luar biasa, karena tidak semua wisatawan dapat menikmati makan dengan tradisi ini, apalagi bersama bupati dan wabup Beltim. Ini salah satu contoh semangat pemimpin yang sangat mendukung kemajuan pariwisata Indonesia. Kami juga sudah menikmati keindahan Pulau Belitong dan kehangatan serta keramahan warga masyarakat,” kata Wardoyo dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu Bupati Beltim Yuslih Ihza mengatakan bahwa tradisi makan bedulang ini dilakukan untuk mempererat keakraban dan dilaksanakan dalam gelaran acara-acara tradisional.

 “Makan bedulang merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap kelestarian kebudayaan Belitong khususnya tradisi makan bedulang. Tradisi ini dapat mempererat keakraban, menjalin silahturahmi, kebersamaan, toleransi, saling menghargai dan ungkapan  syukur,” kata Yuslih didampingi istri dan putrinya. (Ver-Humas)

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.