Juni 23, 2016

AAN AJAK UMAT MEMBUDAYAKAN BACA AL-QUR'AN SEJAK DINI

Gambar : Ustad Hendy Kurnia saat memberikan tausiah kepada para jama'ah yang hadir.

Manggar, Satam Xpose – 
Nuzulul Qur’an sebagai simbol turunnya kitab suci Al Qur’an  dapat menjadi moment kebangkitan umat, banyak makna terjandung di dalamnya. Al-Qur’an sebagai sumber hukum Agama hendaknya dapat dijadikan sebagai dasar dan pedoman hidup umat Islam. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanuddin dalam Pidato Sambutan Bupati Beltim, Yuslih Ihza saat menghadiri Safari Ramadhan Nuzulul Qur’an, di Mesjid Agung Darussalam Manggar, Rabu (22/6) Malam.   

Burhanuddin (AAN)
“Budaya membaca Al-Qur’an harus dapat dipupuk sejak dini dan dijadikan kebiasaan sehari-hari masyarakat. Bukan hanya sekedar dapat membaca, masyarakat juga harus tahu arti dan mengamalkan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Aan, sapaan akrab Burhanuddin.

Aan juga mengatakan segala ilmu tersimpan di dalam Al Qur’an, semangkin sering kita menulis dan membaca Al Qur’an maka akan lebih paham dengan ilmu serta ajaran terkandung di dalamnya. Nuzul Qur’an juga punya makna pemersatu umat. Sebagai sumber dan pedoman umat yang utama, umat Islam seluruh dunia membaca Al Qur’an dengan cara dan bahasa yang sama.

Hadir pada peringatan Nuzul Qur’an tahun ini, Kapolres Beltim AKBP. Nono Wardoyo, Kajari Manggar Wadigdo, Forkominda Kabupaten Beltim, serta Pimpinan SKPD.

Acara dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur’an oleh Ahmad Mahmud. Ditutup dengan tausiah dari Ustad Hendy Kurnia, asal Pangkalpinang yang mengangkat tema ‘7 Orang Manusia yang Memperoleh Naungan pada Hari Kiamat’. (@2!-Humas)     

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.