Agustus 19, 2019

ALAMI DEPRESI USAI BERCERAI, DUDA 50 TAHUN INI NEKAT AKHIRI HIDUP DENGAN GANTUNG DIRI, DITEMUKAN DI DALAM KAMAR MANDI

Tali yang digunakan korban untuk gantung diri. IST

TANJUNGPANDAN, SATAMEXPOSE.COM – Jp (50), warga Jalan Ali Uyup RT 10/20, Kelurahan Tanjungpendam, Tanjungpandan ditemukan tewas tergantung di kamar mandi, Senin (19/8/2019) pagi.

Korban yang berstatus duda ini kali pertama ditemukan oleh kakaknya saat akan ke kamar mandi sekitar pukul 5.30 WIB. Saat itu kakak korban sempat bertanya kepada korban, namun tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi.

“Saksi bertanya ke korban, akan tetapi tidak ada jawaban. Setelah itu saksi mencoba mengintip ke dalam, ternyata posisi korban sudah tergantung di dalam kamar mandi,” kata Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa kepada SatamExpose.com, Senin (19/8/2019).


AKP Erwan menambahkan, kakak korban lalu melaporkan peristiwa tersebut kepada Ketua RT setempat. Ia meminta bantuan RT setempat untuk melihat kondisi korban.

Namun anak korban yang melihat ayahnya tergantung di kamar mandi lalu pergi ke dapur mengambil pisau dan memotong tali yang menggantung ayahnya. Tali tersebut menjerat leher Jp dan terikat di kayu bagian atap kamar mandi.

“Anak korban ini mengira korban masih hidup, tapi ternyata sudah meninggal dunia,” tambah AKP Erwan.


Pihak kepolisian yang menerima laporan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan identifikasi dan olah TKP. Beberapa saksi yang dimintai keterangan pihak kepolisian menyebutkan bahwa korban mengalami depresi.

“Informasinya bahwa saksi mengalami depresi setelah bercerai dari mantan istrinya. Korban juga pernah bercerita kepada saksi bahwa ingin mengakhiri hidup,” jelas AKP Erwan.

AKP Erwan menambahkan, menurut keterangan saksi korban juga sering mengeluh sakit dan membeli obat sendiri. Bahkan menurut saksi, beberapa hari terakhir korban sering gelisah dan ketakutan sendiri.


“Korban bercerita kepada masyarakat dan keluarga besok dia akan mati,” tambah AKP Erwan.

Pihak kepolisian juga mengamankan seutas tali berwarna hijau yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya serta satu buat pisau kater yang digunakan anak korban untuk memotong tali. (als)


Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.