September 02, 2014

Dump Truck Fuso Ditenggarai Usik Kenyamanan Warga

Tanjungpandan (Satam Xpose). Dharmawan yang akrab disapa Engon salah seorang tokoh "AMUK" Belitung (Aksi Masyarakat Untuk Keadilan, red) ketika dijumpai tim 'SE' di Bansai angkat bicara terkait beroperasinya dump truk fuso yang dianggap telah melampaui kapasitas ditentukan dalam pengangkutannya. "Mobil angkutan kawasan proyek idealnya tidak lalu lalang di jalan raya kota agar tidak mengusik pengguna jalan lainnya karena bentuknya yang terlampau besar serta kondisi jalan kita yang sempit dan banyak anak sekolah melintasi jalan raya tersebut," ungkapnya.
Engon juga menegaskan keberadaan dump truk fuso yang setiap hari melintasi jalan raya kota Tanjungpandan juga bisa membentuk wajah buruk pariwisata dan mempercepat proses kerusakan jalan disamping akibat cuaca. "Kita meminta pihak-pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Belitung dan aparat Kepolisian untuk mengambil tindakan pencegahan dan pengamanan agar tidak ada kesan diskriminatif di jalan raya," ujarnya menegaskan.
Aktifitas lalu lalang dump truk fuso di depan Masjid Al-Mabrur juga mendapat kecaman beberapa jamaah masjid tersebut. "Setiap kali dump truk fuso lewat di jalan depan masjid dengan bawaan bebannya selalu menimbulkan getaran pada permukaan masjid yang sangat terasa bagi para jamaah," pungkas H. Supriadi salah seorang jemaah yang bermukim tidak jauh dari Al-Mabrur.

Portal Media Online Masa Kini Yang Menyajikan Berita Aktual, Kredibel, Independen dan Terpecaya .Apabila terdapat kesalahan, koreksi, duplikasi dan atau mengandung informasi yang bersifat palsu atau tidak benar (Hoax) dapat menghubungi Tim Redaksi melalui kontak yang tersedia. Terima Kasih telah menjadi pembaca setia SATAMEXPOSE.COM.