Ticker

6/recent/ticker-posts

PEKERJAAN HOTMIX JALAN DEPATI ENDEK DINILAI BERKUALITAS RENDAH DAN TERINDIKASI SARAT KKN

Gambar : Banyak lobang kecil ditemukan sepanjang Jalan Depati Endek pasca pengerjaan hotmix.

 

Belitung |Satamexpose.com – Pekerjaan kontruksi Pemeliharaan Berkala Jalan Depati Endek dengan pelaksana pekerjaan CV. VIRARI ABADI dan pelaksana kontruksi Supervisi HAZA MULTI INOVASI menggunakan APBD Kabupaten Belitung tahun 2022 dengan nilai kontrak Rp. 1.913.649.000,00 dari harga Pagu yakni sebesar Rp. 1.970.570.000,00 dinilai memiliki kualitas yang rendah.

Dengan hanya Rp. 56 juta (2,88%) selisih dari harga pagu, terlihat pekerjaan hotmix disepanjang Jalan Depati Endek, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ditemukan sejumlah lubang bekas standar kendaraan bermotor dengan kedalaman hingga 1cm.

Idealnya, jika sudah dilakukan pelayeran atas hotmix tersebut dengan density(kepadatan, red) yang sesuai maka masalah itu tentunya tidak mesti terjadi dan ini mengisyaratkan hotmix yang digunakan terindikasi memiliki mutu yang rendah.

Berdasarkan Jurnal Teknik Sipil, Volume 9, No. 2, September 2013 ISSN: 1907-6975 diketahui lubang pada jalan tersebut dapat diakibatkan oleh campuran material lapis permukaan jelek, seperti kadar aspal rendah, sehingga film aspal tipis dan mudah lepas.

Bisa pula diakibatkan agregat yang kotor sehingga ikatan antara aspal dan agregat tidak baik, akibat temperatur campuran tidak memenuhi persyaratan atau lapis permukaan tipis sehingga ikatan aspal dan agregat mudah lepas akibat pengaruh cuaca, sistem drainase jelek dan retak yang tidak ditangani dengan baik.

Lucunya, pihak Dinas terkait dalam hal ini PPK seolah melakukan pembiaran malah meneruskan pelaksanaan kegiatan tersebut hingga pembuatan marka jalan.

Terkait itu, Sofi selaku PPK ketika dihubungi via whatapp, Senin(12/9) hingga berita ini ditayangkan belum memberikan respon, meski permintaan konfirmasi Satamexpose.com sudah terlihat dibaca oleh yang bersangkutan. (tim)